Rabu, 22 Februari 2012

My Stroy 2 : Densetsu Obake Bichi

Densetsu Obake Bichi(Legenda Pantai Berhantu)

Genre : Horror
Title : 伝説[お化けビーチ
Title Romanji : Densetsu Obake Bichi

    Liburan musim panas tiba... sejumlah orang banyak menikmati liburan mereka di pantai... pantai tempat yang begitu menyenangkan, seru dan penuh dengan keramaian. Tapi tahu kah kalian di balik sosok panorama yang indah itu tersimpan beribu misteri yang menakutkan.
Sosok yang tak di duga-duga tanpa memilih siapa mangsa nya siap menjatuhkan mereka satu persatu dalam lubang kegelapan, dan tak akan pernah Memberikan mereka kesempatan untuk kembali lagi...
TeeTttt...!TeeTttt!, bunyi bel pertanda sekolah usai telah di bunyikan seluruh murid Gakuen Shinwa bersiap-siap menyambut liburan musim panas besok..
“Ryu..!” panggil salah satu murid dari kelas sebelah.
“eh, manami?” ucap Ryu sambil memasukan semua buku pelajarannya ke dalam tas
“ayo cepat...!” ajak manami. Manami adalah teman sekelasnya Ryu dulu sewaktu mereka masih smp dan sma kelas 2, semenjak itu mereka jadi akrab.
“yah, sebentar...” jawab ryu sambil memasukan buku nya yang masih tergeletak di dalam laci meja dengan terburu-buru.
“owh, iya besok keito mau ngajak kita ke pantai.., kau mau ikut?.”tanya manami sambil memainkan telpon gengam miliknya
“liburan musim panas kali ini aku tidak bisa... masih banyak PR yang harus aku kerjakan...”
“hah...Nande? (Kenapa?), kau ini payah sekali..., itu kan bisa di kerjakan 2 hari sebelum liburan musim panas selesai”
“yang payah itu kau...” ledek yuko sambil menarik kuncir manami
“Aduh!, sakit, dasar...! awas kau yah!” ucap manami yang tengah mengejar ryutaro

Ke esokan harinya
“GrttttTT...!”ponsel ryutaro di atas meja bergetar
“Moshi.........”
“Moshi-Moshi...! ryu... kau dimana?? Kami semua sudah menunggu mu...!” ucap manami sambil marah-marah
“kau ini.!, bisa tidak bersikap lembut sedikit,  watashitachi dare ga? ( kami siapa)??”
“dasar Baka (idiot)..., pokoknya cepat  kemasi barang-barang mu kita akan liburan kepantai...”
“Hah?! Nani (Apa)??? Liburan...., bukannya kemarin aku sudah bilang kalau aku tidak bisa...?”
“sudah cepat jangan buat aku, Keito,dan Ayumi menunggu lama di bawah”
“E...! di bawah...??” ucap ryu yang kemudian menengok ke arah luar jendela
“Hei Ryu...” teriak ayumi dan keito sambil melambai-lambaikan tangannya dari dalam mobil
“Haik, Daijobu (Iya,Baiklah)...”ucap ryutaro dengan nada sedikit tidak bersemangat

Saat dalam perjalanan...
“memangnya kita mau liburan ke pantai mana sih?” tanya ryu dengan wajah kesal
“tempatnya kerennn... indah.... membuat siapa saja terpesona...”jawab keito
“benar... kita akan ke pan...” tiba-tiba manami menutup mulut ayumi
“e,??? kalian ini kenapa sih, aneh”tanya ryutaro sambil mengangkat seblah alisnya
“hahhahaha.... itu kejutan...” jawab manami yang tangannya masih membungkam mulutnya ayumi
"terserahlah...."ucap ryutaro

25 menit kemudian...
“Zzzzzz.....”
“ryu, bangun..!, kita sudah sampai...!” ucap manami yang mencoba membangun ryu dari tidurnya
“A....!! aku malas kalian saja, aku mau tiduran di sini sebentar...” ucap ryu yang masih mengantuk sambil memeluk ransel hitamnya
“SrooTTt...!” siram manami dengan air yang terdapat di termos pink nya
“Huwa..!!... tolong aku tenggelam...! Tolong...!” ngigau ryutaro
“Hahhahaa....!!” tawa manami, ayumi dan keito yang geli melihat tingkah konyol ryutaro
“Kalian....!” ucap ryu dengan nada kesal
“sudah ayo cepat turun..., kita sudah sampai nih.” Ucap keito

Saat ryu menatap ke arah kaca depan di dalam mobil, ryu pun kaget dan langsung bersikeras untuk secepatnya meninggalkan tempat tersebut.
“Hah! I, i, ini... di, di,di....” ucap ryu dengan terbata-bata
“yah... ini Pantai Ozomashii yang kata kamu di sini banyak legenda-legenda cerita mistic...” ucap manami
“kita harus kembali... kita tidak boleh ada di tempat ini...”
“hah... Nande(kenapa)? Padahal tempatnya kan bagus..., disini juga tidak nampak mengerikan seperti yang kau ceritakan...”
“pokonya kita pergi dari sini...!!”
“hah, pergi sekarang? Aku nggak mau...” ucap keito yang kemudian pergi berlari ke tepi pantai sambil membawa papan seluncurnya.
“hei Keito! Matsu (Tunggu)...! Jangan kesana! Di sana berbahaya...!”
“cepat kalian cegah keito, di sana berbahaya...”
“apanya yang berbahaya? Di sana banyak orang... jadi nggk mungkin kalau keito tenggelam nggak ada yang nolongin..”
“Baka! Terserah apa kata kalian...! yang penting aku sudah mengingatkan...” ucap ryutaro dengan kesal yang kemudian meninggalkan pergi meninggalkan mereka
“Tolonggg...!!!!” teriak keito dari tepi pantai
“Hah!, keito?!” ucap manami dan ayumi
“hei, ryu tolong keito.... sepertinya terjadi sesuatu padanya?” ucap manami
“keito!, kau dengar tidak...??!”lanjut ayumi
“hei! Keito...!” teriak manami yang kemudian menarik tangan ryutaro
“Hah!”manami pun kaget karena tidak dapat menyentuh ryutaro
“manami ada apa? “tanya ayumi yang saat itu melihat tiba-tiba terdiam
“....”
“manami!!, Anata nande desuka (kamu kenapa)...?!”tanya ayumi sambil menatap mata manami” hei keito tung....”tiba-tiba ayumi pun terkejut., ketika taangannya tidak bisa menyentuh ryutaro.
“Ryu...!!!” teriak ayumi. ryu...!! tolong kami...”teriak ayumi lagi sambil menangis
“manami...!!ayumi..!! Tolong...!!” teriak keito dari arah tepi pantai
“hah! Keito..” kemudian manami pun tersadar dari lamunan nya dan segera pergi menolong keito
“keito..!!!”
“manami ...!! tolong!!!” teriak keito
“ByuRrr...!!”
Kemudian manami pun ikut menceburkan diri ke laut untuk menolong keito, karena tidak sanggup melawan arus ombak akhirnya manami dan keito pun tenggelam termakan ombak.
“manami...! keito...!!... teriak ayumi yang tengah mencari keito dan manami...”
“e...,Sumimasen (permisi)..., apa kalian melihat temanku tadi...?”tanya ayumi pada salah satu pria yang ada di pantai tersebut
“teman yang mana yang kau maksud.........” kemudian  pria itu pun menoleh dengan wajah yang teramat menakutkan, wajahnya hancur  hingga tengkorak kepalanya pun terlihat.
“Aaaaaaaaaaaa!!!!!” teriak ayumi saat para arwah itu mengerumuni nya
“hah?!”kemudian ryutaro pun mendengar teriakan ayumi tersebut, saat ryutaro menoleh ke arah belakang pantai itu sudah berubah menjadi jurang dengan di penuhi pohon yang sangat rindang di sekelilingnya.
“Hah!!. MANAMI...!! AYUMI...!! KEITO...!!! TIDAK...!!, KALIAN DI MANA...!!!! JAWAB AKU!!! APA KALIAN BISA MENDENGAR KU...!!!” teriak ryu dengan histeris dengan wajah pucat dan badan gemetara.

END


Tidak ada komentar:

Posting Komentar