Nama Aidou, seorang anak perempuan
yang suka berimajinasi untuk menghibur diri kini aku menjalani kehidupan
sehari-hari sebagai seorang mahasiswi dan juga seorang Komikus di jepang.
Meskipun aku seorang mahasiswi tapi aku penyendiri, berimajinasi merupakan
satu-satunya alternatif buatku karena sampai sekarang aku belum bisa menemukan
teman yang tepat yang sesuai dengan kriteriaku. Dalam imajinasi kita bisa
menjadi apa saja yang kita inginkan, dan kadang tak kalah jauh menariknya
dengan kehidupan nyata hidup dalam dunia imajinasi terkadang jauh lebih
menyenangkan, dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa seperti itu .
Sampai suatu malam ketika kala itu aku tengah bercermin dan aku memandangi
diriku di cermin, di depan cermin tersebut tiba-tiba aku menangis merasakan
kesepian yang mendalam mencoba menghibur diri dengan mendengarkan lagu yang
biasa aku dengarkan namu rasa itu masih, lalu kemudian ku ambil sebuah Manga
dari lemari ku yang berwarna kecoklatan di sana aku menemukan sebuah buku yang
belum sama sekali aku baca karena menurutku ceritanya tidak menarik lagi pula
aku menemukannya tepat di taman belakang kampus. Saat aku mulai membaca buku
tersebut tiba-tiba aku mendengar suara irama piano yang entah darimana, dan
saat aku tutup manga tersebut suara itu menghilang. Karena penasaran akhirnya
aku membaca Manga tersebut di atas tempat tidur ku. Dan tanpa sadar aku
tertidur..
Dalam tidur aku bermimpi, aku melihat
sebuah keluarga yang begitu hangat tengah berkumpul di sebuah taman tepatnya di
bawah pohon sakura yang baru bermekaran, aku terus memandangi pemandangan indah
tersebut tanpa bosan. Tapi tak lama beberapa saat kemudian cuaca yang tadinya
cerah mendadak mendung dan turun hujan keluarga itu pun bergegas masuk kedalam
sebuah mobil kemudian pergi. Saat itu aku mulai merasa sepi mulai merasa
sendiri dan ketika aku terbangun dari tidur perasaan yang aku rasakan
sebelumnya masih melekat kental.
Saat aku melangkahkan kaki ku keluar
rumah menuju kampus beberapa langkah dari rumah, mimpi yang aku alami semalam
terjadi pada ku. Aku melihat satu keluarga yang begitu hangat berkumpul di
sebuah taman tepat di bawah pohon sakura yang baru bermekaran, di sana aku
terus memandangi mereka aku merasa nyaman dengan hanya memandangi mereka dari
kejauhan namun tak lama kemudian cuaca berubah menjadi mendung dan turun hujan
lebat kemudian keluarga itu pun bergegas masuk ke dalam mobil lalu kemudian
pergi. Di situ aku berdiri merasakan
kesepian yang mendalam hujan ini mewakili perasaan ku, kemudian aku melanjutkan
perjalanan ku tapi Tak lama kemudian aku mendengar suara keras dari arah jalan
besar, saat ku lihat ternyata kendaran mobil keluarga tadi mengalami kecelakaan
akibat pohon besar yang tumbang. Kemudian aku melihat lebih dekat lagi dan di
situ meliaht seorang anak kecil menangis sambil duduk di depan mobilnya yang
ambruk yang telah menewaskan keluarganya. Dan di sana anak kecil itu berkata
sambil menangis”AKU BERJANJI AKAN MEMBUAT BANGGA AYAH,IBU DAN NENEK” yang
kemudian tersenyum.
Kemudian aku bertanya pada anak itu
“KENAPA KAU TERSENYUM?”
lalu anak itu pun menjawab “KALAU AKU TERUS MENANGIS AKU TIDAK AKAN MENJADI ANAK YANG KUAT SEPERTI YANG DI HARAPKAN MEREKA OLEH KARENA ITU AKU HARUS TETAP TERSENYUM UNTUK MEREKA MESKI BERAT” aku mulai berpikir kalau anak tersebut mengalamin sedikit trauma sehingga mengalami ganguan jiwa karena kecelakaan tersebut, kemudian aku meneruskan perjalanan ku menuju kampus. Seperti biasa aku tidak menyapa siapa pun. Karena bagi ku menyendiri lebih baik selain itu aku belum menemukan teman yang tepat. Sepulang dari kampus seperti biasa aku selalu mengurung diri di kamar. Tempat yang menghubungkan ku dengan dunia luar hanyalah dunia maya, dan lagi-lagi aku tertidur dalam tidur aku bermimpi melihat seorang perempuan dengan memakai seragam sekolah SMP aku melihat sepertinya kondisi perempuan tersebut sedang tidak baik. Aku melihat dia menangis di sebuah stasiun kereta,aku hanya bisa melihatnya saja dan perempuan itu menangis dan terus menangis dan sampai akhirnya dia melepas sepatu, dan menjatuhkan tasnya dan kemudian berlari ketengah-tengah rel kereta api dan dalam sekejap “BUSHH”...,aku terbangun dengan nafas terengah-engah dan tanpa sadar aku sudah tertidur cukup lama dan sekarang jam menunjukan pukul 03.00 pagi saat terbangun aku tidak bisa memejamkan mataku lagi karena mimpi yang ku alami tadi mata ku terus terjaga sampai matahari menunjukan dirinya. Dalam perjalan ke kampus aku tidak mendapati kejadian aneh apapun dan terus seperti itu selama beberapa hari ini. Dan aku berpikir kejadian sebelumnya tersebut hanya sekedar kebetulan, namun saat malam harinya aku pergi ke supermarket membeli makanan aku melewati stasiun dalam benak berkata, semua yang terjadi dalam mimpi ku waktu itu tak akan terulang, yah semua akan baik-baik saja. Tak lama setelah aku berpikir seperti itu tiba-tiba ada sesosok anak perempuan menabrak ku dari samping dan perempuan itu mengenakan seragam sekolah persis seperti di dalam mimpi ku tanpa minta maaf dia terus berjalan dengan terburu-buru dengan muka kusut. Lalu aku mengikuti perempuan tersebut aku terus mengamatinya dari jauh sampai ke dalam stasiun. 5 menit berlalu kemudian perempuan itu menangis perlahan- lahan dia melepas tali sepatunya dan kemudian menjatuhkan tasnya perempuan itu dengan pelan dan menangis berjalan menuju ketengah rel kereta tanpa pikir panjang aku langsung menarik tangannya dan kemudian menamparnya.”APA KAU BERNIAT BUNUH DIRI!” kemudian perempuan tersebut memaksa ku untuk melepaskan tanganku yang menggengam erat tangannya”LEPASKAN!, JANGAN CAMPURI URUSANKU” perempuan itu memberontak meminta aku untuk melepaskan tangannya, tapi tidak ku lakukan karena jika ku lakukan dia akan mati konyol lalu aku berkata lagi padanya dengan nada yang sama”APA KAU SUDAH GILA, INGIN MATI KONYOL HAH!”. dan perempuan itu menjawab”KAU TIDAK TAHU APA-APA! SEBAIKNYA MENYINGKIR DARI KU SEKARANG!”kemudian aku pun kehabisan cara lalu aku melepaskan tangannya dan berkata”SILAHKAN SAJA JIKA KAU MAU BUNUH DIRI,TAPI AKU INGATKAN SATU HAL PADAMU KAU AKAN SELALU DI BAYANG-BAYANGI RASA PENYESALAN SELAMANYA JIKA TETAP INGIN BUNUH DIRI!.”kemudian gadis tersebut menangis terduduk di hadapanku dan berkata”SEMUA TEMAN MENJAUHI KU MEREKA MENGUCILKANKU LANTARAN AKU TIDAK SETARA DENGAN MEREKA, AKU KESEPIAN..!! AKU LELAH MEREKA PERLAKUKAN AKU SEPERTI ORANG ASING!”lalu ucapan perempuan itu terus mendengung-dengung di telinga ku dan membuatku terdiam.kemudian aku meninggalkan perempuan itu sendirian dan pulang kerumah tanpa meninggalkan kata-kata. Saat tiba di rumah aku langsung mengunci diri di dalam kamar lalu aku menghampiri cermin yang ada di kamarku aku melihat sosok diriku yang sekarang, perlahan-lahan aku mulai tersadar kalau selama ini sudah menyia-nyiakan hal yang berharga dalam hidupku hal-hal yang menyenangkan dalam masa-masa muda ku. Selama ini aku hanya menyendiri sementara aku di kelilingi teman yang bisa menerima aku apa adanya. Selama ini aku hanya bisa berdiam diri dan menangis ketika di hadapkan oleh suatu masalah dan tidak pernah mencari solusi untuk menyelesaikannya, selama ini aku menyembunyikan senyumanku untuk menutup diri padahal di luar sana mereka yang jauh menderita dariku berusaha untuk tersenyum. Aku terlalu hanyut dalam Imajinasiku. Kemudian aku menenangkan diri dengan berendam di kamar mandi setelah selesai itu,kemudian aku membuka kembali manga yang waktu itu belum sempat aku baca sepenuhnya, tapi setelah aku membuka Manga tersebut ternyata hanya ada halamannya kosong. Dan kini suara alunan irama piano tersebut sudah tidak terdengar lagi saat aku membuka manga tersebut.
lalu anak itu pun menjawab “KALAU AKU TERUS MENANGIS AKU TIDAK AKAN MENJADI ANAK YANG KUAT SEPERTI YANG DI HARAPKAN MEREKA OLEH KARENA ITU AKU HARUS TETAP TERSENYUM UNTUK MEREKA MESKI BERAT” aku mulai berpikir kalau anak tersebut mengalamin sedikit trauma sehingga mengalami ganguan jiwa karena kecelakaan tersebut, kemudian aku meneruskan perjalanan ku menuju kampus. Seperti biasa aku tidak menyapa siapa pun. Karena bagi ku menyendiri lebih baik selain itu aku belum menemukan teman yang tepat. Sepulang dari kampus seperti biasa aku selalu mengurung diri di kamar. Tempat yang menghubungkan ku dengan dunia luar hanyalah dunia maya, dan lagi-lagi aku tertidur dalam tidur aku bermimpi melihat seorang perempuan dengan memakai seragam sekolah SMP aku melihat sepertinya kondisi perempuan tersebut sedang tidak baik. Aku melihat dia menangis di sebuah stasiun kereta,aku hanya bisa melihatnya saja dan perempuan itu menangis dan terus menangis dan sampai akhirnya dia melepas sepatu, dan menjatuhkan tasnya dan kemudian berlari ketengah-tengah rel kereta api dan dalam sekejap “BUSHH”...,aku terbangun dengan nafas terengah-engah dan tanpa sadar aku sudah tertidur cukup lama dan sekarang jam menunjukan pukul 03.00 pagi saat terbangun aku tidak bisa memejamkan mataku lagi karena mimpi yang ku alami tadi mata ku terus terjaga sampai matahari menunjukan dirinya. Dalam perjalan ke kampus aku tidak mendapati kejadian aneh apapun dan terus seperti itu selama beberapa hari ini. Dan aku berpikir kejadian sebelumnya tersebut hanya sekedar kebetulan, namun saat malam harinya aku pergi ke supermarket membeli makanan aku melewati stasiun dalam benak berkata, semua yang terjadi dalam mimpi ku waktu itu tak akan terulang, yah semua akan baik-baik saja. Tak lama setelah aku berpikir seperti itu tiba-tiba ada sesosok anak perempuan menabrak ku dari samping dan perempuan itu mengenakan seragam sekolah persis seperti di dalam mimpi ku tanpa minta maaf dia terus berjalan dengan terburu-buru dengan muka kusut. Lalu aku mengikuti perempuan tersebut aku terus mengamatinya dari jauh sampai ke dalam stasiun. 5 menit berlalu kemudian perempuan itu menangis perlahan- lahan dia melepas tali sepatunya dan kemudian menjatuhkan tasnya perempuan itu dengan pelan dan menangis berjalan menuju ketengah rel kereta tanpa pikir panjang aku langsung menarik tangannya dan kemudian menamparnya.”APA KAU BERNIAT BUNUH DIRI!” kemudian perempuan tersebut memaksa ku untuk melepaskan tanganku yang menggengam erat tangannya”LEPASKAN!, JANGAN CAMPURI URUSANKU” perempuan itu memberontak meminta aku untuk melepaskan tangannya, tapi tidak ku lakukan karena jika ku lakukan dia akan mati konyol lalu aku berkata lagi padanya dengan nada yang sama”APA KAU SUDAH GILA, INGIN MATI KONYOL HAH!”. dan perempuan itu menjawab”KAU TIDAK TAHU APA-APA! SEBAIKNYA MENYINGKIR DARI KU SEKARANG!”kemudian aku pun kehabisan cara lalu aku melepaskan tangannya dan berkata”SILAHKAN SAJA JIKA KAU MAU BUNUH DIRI,TAPI AKU INGATKAN SATU HAL PADAMU KAU AKAN SELALU DI BAYANG-BAYANGI RASA PENYESALAN SELAMANYA JIKA TETAP INGIN BUNUH DIRI!.”kemudian gadis tersebut menangis terduduk di hadapanku dan berkata”SEMUA TEMAN MENJAUHI KU MEREKA MENGUCILKANKU LANTARAN AKU TIDAK SETARA DENGAN MEREKA, AKU KESEPIAN..!! AKU LELAH MEREKA PERLAKUKAN AKU SEPERTI ORANG ASING!”lalu ucapan perempuan itu terus mendengung-dengung di telinga ku dan membuatku terdiam.kemudian aku meninggalkan perempuan itu sendirian dan pulang kerumah tanpa meninggalkan kata-kata. Saat tiba di rumah aku langsung mengunci diri di dalam kamar lalu aku menghampiri cermin yang ada di kamarku aku melihat sosok diriku yang sekarang, perlahan-lahan aku mulai tersadar kalau selama ini sudah menyia-nyiakan hal yang berharga dalam hidupku hal-hal yang menyenangkan dalam masa-masa muda ku. Selama ini aku hanya menyendiri sementara aku di kelilingi teman yang bisa menerima aku apa adanya. Selama ini aku hanya bisa berdiam diri dan menangis ketika di hadapkan oleh suatu masalah dan tidak pernah mencari solusi untuk menyelesaikannya, selama ini aku menyembunyikan senyumanku untuk menutup diri padahal di luar sana mereka yang jauh menderita dariku berusaha untuk tersenyum. Aku terlalu hanyut dalam Imajinasiku. Kemudian aku menenangkan diri dengan berendam di kamar mandi setelah selesai itu,kemudian aku membuka kembali manga yang waktu itu belum sempat aku baca sepenuhnya, tapi setelah aku membuka Manga tersebut ternyata hanya ada halamannya kosong. Dan kini suara alunan irama piano tersebut sudah tidak terdengar lagi saat aku membuka manga tersebut.
Dan kini kehidupan yang baru Akan
segera di mulai layaknya wanita sebaya denganku.Kemudian Manga tersebut ku
kembalikan di tempat dimana pertama kali aku memungutnya.
Kejadian di atas hanya sekedar cerita untuk Serial Manga terbaru ku, hanya sekedar cerita yang di buat oleh Imajinasiku sendiri mengenai diri seorang anak perempuan yang bernama AIDOU yang hidup dalam balutan Imajinasinya.
THE END

Tidak ada komentar:
Posting Komentar